Jika ada daftar hal-hal yang paling menakutkan bagi mahasiswa, skripsi pasti masuk di dalam urutan teratas. Pasalnya segala kerja keras dan upaya kita selama bertahun-tahun kuliah akan dinilai melalui skripsi. Gak heran, rasanya banyak sekali terjadi rintangan yang membuat kita muak dan mau cepat-cepat menyelesaikannya. Tapi sebenarnya, benarkah skripsi sebegitu menyiksa? Nah, kali ini IDNtimes ingin mengajak kamu untuk coba memikirkan kembali masa-masa tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Karena ternyata, ada banyak hal positif yang bisa kita petik dari pembuatan skripsi. Apa saja sih? 1. Di balik revisi berkali-kali, ada kesempatan untuk melatih kesabaran Draft baru dikirim kemarin, tahu-tahu pagi ini sudah muncul perintah revisi dari dosen. Siapa yang gak sebal? Namun, cobalah untuk mengambil hikmah dari hal tersebut. Revisi berulang kali akan mengajakmu untuk belajar bersabar dan menahan amarah. Sebab, saat kamu terjun ke dunia kerja nantinya, pasti kamu juga akan mengalami kejadian-kejadian yang mengharuskan kamu untuk menahan amarah. Setidaknya, kesabaranmu sudah terlatih sejak mengerjakan skripsi! 2. Terlatih untuk berpikir cepat dan juga kritis Rasanya, segala hal yang telah kita pelajari di bangku kuliah itu benar-benar diuji kembali di masa pembuatan skripsi. Setiap saat, kita dituntut untuk berpikir cepat demi menyelesaikan makalah tersebut. Gak asal cepat, tapi harus berisi juga. Kalau cuma asal-asalan, ya siap-siap aja disemprot dosen! 3. Skripsi bisa mempertemukanmu dengan teman-teman sejati Anggapan bahwa teman-teman sejati dapat terlihat di kala susah itu ada benarnya. Contohnya seperti saat kita membuat skripsi. Kita jadi tahu siapa saja yang sibuk dengan urusannya sendiri, serta teman mana saja yang siap untuk berbagi suka duka bersamamu. Apalagi, gak jarang ada aja ‘musibah’ yang menimpamu saat mengerjakan skripsi, salah satunya ialah kehabisan kuota di tengah deadline. Panik, ‘kan? Kalau sudah begitu, segeralah antisipasi kebutuhanmu sebaik mungkin supaya skripsi gak terhambat. Salah satunya ialah dengan menggunakan MiFi Andromax M3y dan M3z dari Smartfren untuk koneksi internet yang kencang. Dengan membeli paket 30 GB, kamu akan mendapatkan gratis MiFi yang cocok digunakan oleh kamu yang terbiasa bekerja mobile. Modem ini bisa terkoneksi ke lebih dari 20 pengguna secara bersamaan, serta dapat terhubung ke semua gadget-mu, mulai dari laptop, tablet, dan juga smartphone. Praktis, bukan? 4. Keluar dari budaya ‘jam karet’ Kalau biasanya mahasiswa sering dikenal dengan kebiasaan ‘jam karet’ untuk urusan masuk kuliah hingga ngumpulin tugas, hal ini gak berlaku bagi para mahasiswa tingkat akhir. Bagi mereka, waktu adalah segalanya. Kalau sampai lalai, bisa runyam urusannya. Wah, bagus banget nih untuk bekal di saat bekerja nanti. 5. Hadapi tantangan, siapa takut? Mulai dari deadline, revisi berulang kali, mencari narasumber, hingga omelan dosen yang killer, rasanya semua tantangan sudah pernah dicicipi oleh para mahasiswa tingkat akhir. Mungkin sekilas hal ini menakutkan. Namun ketika berhasil melewatinya, kamu akan berubah menjadi pribadi yang lebih kuat, tegar, dan berani menghadapi setiap tantangan. 6. Jadi lebih rajin update berita terbaru Dalam rangka menjadi pribadi yang lebih kritis, biasanya mahasiswa tingkat akhir rajin banget mengikuti perkembangan berita, terutama yang berkaitan dengan topik skripsi yang mereka bahas. Kapan pun dan di mana pun, browsing jadi salah satu kegiatan harian mereka. Gak masalah sih, asalkan didukung dengan koneksi yang kencang dan stabil seperti yang diberikan oleh Andromax M3y dan M3z. Bahkan, kamu pun juga bisa berbagi video dan jenis file lainnya ke teman-teman melalui fitur file sharing, tanpa terpotong pulsa internet. Praktis, bukan? 7. Belajar berkomitmen sejak dini Jauh sebelum terjun ke dunia pekerjaan, skripsi bisa menjadi langkah awalmu untuk belajar berkomitmen. Kamu dituntut untuk menyusun perencanaan sematang mungkin, dan berpegang teguh terhadap rencana tersebut. Jika kamu berhasil menjalaninya, maka besar kemungkinan skripsimu bisa selesai sesuai dengan perkiraan. Memang, saat mengerjakan skripsi kita seringkali menjadi stres dan merasa terbebani. Namun, percayalah bahwa selalu ada hal-hal baik yang bisa kamu petik, bahkan dari momen hidup yang berat seperti skripsi sekalipun. Jadi tetap semangat, ya! #EF Sumber : idntimes[dot]com

Komentar