Hai Sobat ICampus! Terdapat dua cara agar dapat kuliah tanpa membebankan orang tua. Pertama, dengan mendapatkan beasiswa. Kedua, dengan melakukan pekerjaan sampingan. Jika beasiswa tak dapat diraih, maka bekerjalah. Kuliah sambil bekerja memang melelahkan, tetapi banyak manfaat yang akan didapatkan. Selain penghasilan dan pengalaman, melakukan pekerjaan sampingan di tengah kesibukan kuliah mampu memberikan pelajaran hidup. Salah satunya yaitu dapat merasakan lelahnya ketika mencari pundi-pundi rupiah. Hal tersebut akan menambah rasa hormat kepada orang tua dan mendidik diri sendiri untuk tidak selalu mengandalkan orang lain. Berikut ini 6 pekerjaan sampingan yang dapat dilakukan mahasiswa. Baca Juga : Kuliah Sambil Magang? Pelajari 8 Mindset Ini Biar Kamu Gak Nyesel! 

1. Pengemudi Ojek Online

Ketika sedang menunggu kelas atau ketika sudah tidak memiliki jadwal mata kuliah lagi, ada baiknya menggunakan waktu senggang untuk menjadi pengemudi ojek online. Tidak banyak yang dibutuhkan, yaitu hanya kendaraan pribadi dan smartphone. Penghasilannya memang tak menentu, tetapi cukup untuk mengisi saku yang kosong.

2. Web Developer

Di era globalisasi, perkembangan web sangatlah pesat. Sehingga, banyak perusahaan atau startup yang membutuhkan jasa dari para web developer. Jangan khawatir soal penghasilan yang akan didapatkan, karena perusahaan atau startup akan memberikan hingga Rp3 juta. Apalagi jika mahasiswa sedang libur panjang, maka penghasilan yang akan didapatkan akan semakin besar.

3. Barista

Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Maka tak heran jika banyak pengusaha yang memilih untuk membuka coffee shop. Bahkan, diantara mereka telah membuka cabang di berbagai kota. Hal tersebut merupakan kesempatan emas bagi mahasiswa untuk bekerja part time sebagai barista. Tidak masalah jika tidak memiliki skill membuat kopi, karena pada umumnya coffee shop akan memberikan pelatihan terlebih dahulu. Penghasilan dapat, skill baru pun dapat.

4. Tutor

Ilmu yang didapatkan mahasiswa tentu sudah sangat banyak. Oleh karena itu, manfaatkan ilmu yang sudah didapat dengan menjadi seorang tutor di lembaga edukasi atau bimbingan belajar. Bagi mahasiswa tingkat akhir apalagi dengan indeks prestasi di atas 3.00, peluang diterima akan lebih besar. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah penguasaan terhadap mata pelajaran yang terdapat di Ujian Nasional dan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi. Untuk penghasilannya, lembaga edukasi atau bimbingan belajar akan memberikan sekitar Rp3 juta/bulan. Baca Juga : 5 Alasan Kamu Tetap Layak Sukses Meski Merasa Salah Jurusan 

5. Penerjemah Komik Online

Bagi mahasiswa jurusan bahasa atau mahasiswa dengan kemampuan berbahasa asing, menjadi penerjemah adalah pekerjaan sampingan yang sangat cocok. Misalnya, menjadi penerjemah komik online. Di era digital seperti sekarang, komik sudah dapat diakses melalui smartphone. Cukup dengan mengunduh aplikasinya, kegiatan membaca komik pun dapat dilakukan. Aplikasi komik online memiliki beberapa versi. Ada versi bahasa Indonesia, bahasa Korea, bahasa Jepang, dan lain-lain. Hal tersebut merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan penghasilan dengan menerjemahkan komik online bahasa asing ke bahasa Indonesia atau sebaliknya.

6. Admin Media Sosial

Menjadi admin media sosial tidak diperlukan skill khusus layaknya web developer. Karena menjadi admin media sosial hanya memerlukan wawasan yang luas dan pemikiran yang out of the box agar mampu menarik perhatian followers. Tugas admin media sosial sendiri diantaranya yaitu membuat konten, menentukan jadwal tayangnya, dan menjawab segala keluh kesah followers. Baik berupa pertanyaan, komentar, atau keluhan. Jadi, sudah menentukan mau kerja sampingan apa?         Sumber : Idntimes.com

Komentar