Hai Sobat ICampus! Lebaran adalah momen paling tepat untuk berkumpul bersama keluarga, saudara, dan tetangga dalam rangka tetap menjaga tali persaudaraan. Sehingga banyak sekali persiapan yang dilakukan untuk menyambut Hari Yang Suci tersebut. Mulai dari makanan, pakaian, bahkan sampai renovasi rumah kecil-kecilan. Lebaran juga sebagai momen saling bertanya kabar, ketika sudah lama tidak berjumpa. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pun bervariasi, mulai dari yang bersifat umum seperti pendidikan atau pekerjaan, sampai yang bersifat privasi seperti apakah sudah punya pasangan atau belum. Tapi, tidak semua orang, atau bahkan mungkin kamu, percaya diri saat menjawabnya. Dan saat itu lah pertanyaan-pertanyaan semacam itu terasa horor bagimu. Tapi, nggak perlu khawatir, untuk mengatasinya kamu dapat melakukan beberapa hal berikut ini. Baca Juga : 5 Fakta Self Healing, Bisa Jadi Solusi Jauhi Stres & Badan Sakit! 

1. Jangan terlalu dimasukan hati

Ketika kamu dalam kondisi yang tidak kamu harapkan, seperti misal, belum mendapat perguruan tinggi untuk melanjutkan pendidikan, lalu seseorang bertanya tentang hal itu, disadari atau tidak setidaknya ada tiga kemungkinan reaksi yang kamu berikan: biasa saja, sedih, atau kesal. Nah, untuk menjaga mood sebaiknya pertanyaan itu jangan terlalu dimasukan hati atau terlalu dipikirkan ya, karena itu malah bikin kamu jadi sedih dan kesal. Jangan sampai kamu menyalahkan kondisi atau dirimu sendiri. Dibawa santai saja. Mungkin memang belum waktumu mendapatkan apa yang kamu harapkan atau inginkan.

2. Senyum dan tetap ramah

Jika ditelisik lebih dalam, bertanya kabar ternyata bukan hanya sekadar topik pembicaraan atau basa-basi semata. Tapi, juga dapat mengandung bentuk kepedulian kecil dari orang lain terhadap dirimu. Bayangkan jika tidak ada satu pun orang yang menanyakan kabarmu di hari Lebaran, tentu menyakitkan. Karena itu, apa pun bentuk pertanyaannya, meski kamu merasa tidak nyaman, sebaiknya berusaha tetap tersenyum dan bersikap ramah sambil menjawabnya. Selain tidak merusak momen bahagia Lebaran, perlahan rasa tidak nyaman itu akan hilang dan kamu jadi merasa benar-benar baik-baik saja.

3. Jawab seadanya dan sejujurnya

Meski kamu tidak ingin mendapat pertanyaan yang terdengar menyakitkan atau terasa tidak nyaman, seperti misal, “Sudah dapat pekerjaan belum?”, hendaknya kamu tetap menjawab dengan jujur apa adanya. Tidak perlu malu atau minder, karena itu justru akan membuat suasana percakapan menjadi canggung. Jawab saja dengan percaya diri, santai, dan tetap menjadi diri sendiri. Daripada berkata bohong, yang ada malah kamu akan kerepotan sendiri dan jadi tidak tenang.

4. Jawab sambil minta doa

Meminta doa bukan hanya kepada ayah dan ibu, tapi juga bisa kepada orang lain yang sedang terlibat pembicaraan denganmu. Ketika kamu mendapat pertanyaan semacam, “Kapan wisuda? Udah semester 7, kan?” jawablah dengan menerapkan tips-tips sebelumnya dan diakhiri dengan, “Doakan cepet wisuda, ya.” Orang lain pasti akan senang hati menanggapinya kembali dengan hal-hal baik. Semakin banyak orang yang mendoakanmu, semakin banyak pula yang berharap kamu cepat wisuda. Dan kamu bisa jadikan hal itu sebagai penyemangat untuk cepat merampungkan skripsi dan sidang. Baca Juga : Tetap Semangat, Terapkan 5 Tips Ini Agar Tak Mudah Lelah Saat Puasa!

5. Mengalihkan topik dengan halus

Mengalihkan topik pembicaraan bisa jadi alternatif agar kamu terhindar dari rasa tidak nyaman, atau ketika kamu sudah jengah karena mendapat berbagai pertanyaan yang tidak kamu harapkan. Tidak ada salahnya mengalihkan topik, tapi harus dilakukan dengan halus agar tidak terkesan menolak untuk menjawab dan enggan mengobrol dengan si lawan bicara. Seperti misal, kamu bisa menjawab pertanyaannya dengan singkat sambil makan nastar, lalu pakailah topik nastar sebagai topik baru. Itulah beberapa tips yang bisa membantumu menghadapi pertanyaan-pertanyaan horor yang sering kali diterima ketika Lebaran.           Sumber : Idntimes.com

Komentar