Hai Sobat ICampus! Di antara kamu ada yang sedang berkuliah di prodi Ilmu Perpustakaan atau malah sudah berstatus alumni? Prodi yang satu ini terbilang sepi peminat. Banyak orang masih belum paham seluk-beluknya, dan menganggap prodi ini hanya berkutat dengan buku atau perpustakaan saja. Padahal, berkuliah di Ilmu Perpustakaan itu asyik banget lho buat kamu yang punya minat tinggi pada kegiatan olah data dan teknologi informasi. Peluang kerjanya juga luas, gak cuma berkutat dengan dunia literasi saja. Nih, simak lima fakta penting prodi Ilmu Perpustakaan untuk menambah wawasanmu. Siapa tahu setelah membacanya jadi tertarik untuk mempelajari lebih dalam.

1. Biar gak salah paham, Ilmu Perpustakaan bukan cuma soal buku dan perpustakaan saja

Perpustakaan berasal dari kata dasar ‘pustaka’ yang berarti buku, kitab, serta kumpulan bahan rujukan dan perkakas perangkat lunak. Mayoritas orang mengenal perpustakaan sebagai gedung yang berisi banyak buku, hal ini yang perlu diluruskan. Anggapan di atas bisa dianggap wajar, sebab di Indonesia fungsi perpustakaan memang belum dioptimalkan sesuai definisinya. Orang-orang datang ke perpustakaan untuk mencari dan meminjam buku, atau membacanya langsung di sana. Perpustakaan punya fungsi jauh lebih luas mencakup pengelolaan arsip pemerintah, peninggalan sejarah, serta buku-buku dengan nomor registrasi penerbitan resmi. Nah, semua fungsi ini yang akan dipelajari oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Jadi, mata kuliahnya pun luas banget seperti teknologi informasi, manajemen data, hingga pengelolaan arsip. Menarik, kan? Baca Juga : 5 Hal yang Harus Kamu Tekuni di Kampus Agar Masa Kuliah Tidak Sia-sia 

2. Cocok buat kamu yang punya karakter teliti, detil dan kritis

Prodi Ilmu Perpustakaan cocok banget buat kamu yang punya karakter tekun dan teliti. Berurusan dengan pengelolaan data pasti membutuhkan ketelitian tinggi. Mahasiswa Ilpus juga dituntut kritis dan detil saat mengelompokkan arsip. Agar lebih rapi namun tetap mudah diakses, data perlu dikelompokkan menjadi beberapa kategori.

3. Apa saja, sih yang dipelajari?

Bibliografi menjadi salah satu santapan wajib mahasiswa Ilmu Perpustakaan. Ada yang sudah tahu apa itu bibliografi? Saat menyusun makalah, setiap orang perlu menggunakan dan mencantumkan bibliografi atau daftar pustaka. Selain itu, mahasiswa Ilpus juga mempelajari administrasi arsip, pengkatalogan, dasar-dasar manajemen perpustakaan, aplikasi teknologi informasi dalam pengelolaan data, serta manajemen digital library sesuai perkembangan zaman. Baca Juga : Bukan Sekadar Uang! Inilah 8 Alasan Pentingnya Kuliah Sambil Kerja

4. Terus kalau sudah lulus bisa melamar kerja di mana?

“Kalau sudah lulus nanti kerjanya jadi petugas perpustakaan, ya?”
Ngaku, deh kamu yang sedang berkuliah atau sudah menjadi alumni Ilpus pasti pernah mendapat pertanyaan seperti di atas. Wawasan yang masih minim tentang Ilmu Perpustakaan membuat masih banyak orang meragukan peluang kerja lulusannya. Sarjana Ilmu Perpustakaan punya kompetensi yang baik sebagai staf administrasi, sekretaris, spesialis manajemen dokumen, dan tentu saja pustakawan. Gedung arsip milik negara dan museum-museum juga membutuhkan keahlian seorang pustakawan untuk mengelola data.

5. Beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia yang membuka prodi Ilmu Perpustakaan

Perguruan tinggi negeri di Indonesia yang membuka prodi Ilmu Perpustakaan cukup banyak. Ada enam kampus negeri favorit yang menjadi rujukan pertama para peminat prodi Ilmu Perpustakaan. Dimulai dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta dan dua kampus di Jawa Timur yaitu Universitas Brawijaya (UB) serta Universitas Airlangga (Unair). Sekarang jadi lebih tahu, kan kompetensi lulusan Ilmu Perpustakaan dan peluang kerjanya. Prodi ini bisa menjadi salah satu pilihanmu atau direkomendasikan untuk kerabat dekat. Tertarik?             Sumber : Idntimes,com

Komentar