Hai Sobat ICampus! Saat lulus dari sekolah, kamu yang sebentar lagi merasakan duduk di bangku perkuliahan mungkin akan mengalami hal-hal yang berbeda dengan kebiasaan saat sekolah. Tentu saja, universitas sebagai jenjang pendidikan tertinggi dan kamu pun sudah menyandang status mahasiswa. Kamu akan mengalami keadaan yang menuntut kedewasaanmu dan mengubah pola pikirmu saat masih menjadi siswa. Kali ini, ada 5 perbedaan antara sekolah dan kuliah yang bakal dialami semua mahasiswa baru. Ada apa saja? simak, dulu yuk! Baca Juga : 8 Tips Praktis Meningkatkan Fokus Saat Belajar, Mudah Banget! 

1. Aktif dan mandiri

Ketika di sekolah biasanya kamu mendapatkan informasi sejelas-jelasnya, atau proses administrasi yang dibantu guru dan staff di sekolah. Saat mulai kuliah, harus membiasakan diri untuk aktif mencari informasi dan melakukan banyak hal secara mandiri. Misalnya ketika ada informasi jadwal perkuliahan, kadang jadwal tersebut dapat berubah-ubah namun tidak diberitahu secara langsung, atau ketika ingin meminta remedial nilai ujian kepada dosen, kamu-lah yang harus mendatangi sang dosen, karena bukan beliau yang akan menawarkan remedial kepadamu.

2. Jadwal fleksibel

Belajar lebih dari enam jam per hari dan dilakukan selama lima hari di sekolah pasti membuatmu penat. Di perkuliahan, kamu bisa mendapatkan jadwal yang fleksibel, bisa saja dalam sehari hanya ada satu mata kuliah lalu pulang, atau jadwal kuliahmu hanya tiga hari dalam seminggu. Tapi, ada juga sisi tidak enaknya dari jadwal fleksibel ini, di mana ketika kamu sudah datang ke kampus jauh-jauh, ternyata sang dosen membatalkan perkuliahan lima menit sebelum dimulai. Nyesek, kan? Belum lagi kalau mendapatkan jadwal kelas pengganti yang bentrok dengan kelas lainnya.

3. Tugas yang lebih banyak

Memiliki jadwal kuliah yang tidak sepadat saat sekolah memang menyenangkan. Namun jangan terlalu senang dulu, bisa jadi dosen lebih banyak melimpahkan tugas-tugas rumah padamu agar tetap belajar atau berlatih di luar kelas, dikarenakan waktu tatap muka yang singkat. Hindari menumpuk tugas agar mempunyai waktu luang untuk beristirahat. Baca Juga : 5 Cara Mengatasi Kebiasaan Mudah Lupa Sama Pelajaran, Sudah Tahu?

4. Belajar secara mandiri

Berbeda dengan guru sekolah yang menjelaskan materi secara detail tentang pelajaran, di perkuliahan tidak semua dosen menjelaskan semua materi secara lengkap untukmu. Karena ada tipe dosen yang tidak pernah menjelaskan materi, namun meminta mahasiswanya untuk mencari materi sendiri dan menjelaskannya di depan kelas sebagai bahan ajar kepada teman-teman yang lain. Jadi, tidak bisa 100% mengandalkan materi yang dijelaskan dosen yang kadang tidak lengkap, maka dari itu kita harus aktif mencarinya sendiri dari berbagai sumber atau berdiskusi dengan teman-teman.

5. Masa liburan yang lebih panjang

Ini bagian yang menyenangkan saat menjadi mahasiswa. Kalau dulu masa liburan sekolah hanya 2-4 minggu. Saat kuliah, kamu mempunyai masa liburan yang lebih panjang, sekitar 1-2 bulan per semester. Hal ini ditujukan untuk mengimbangi waktu belajarmu yang terkuras banyak saat perkuliahan untuk beristirahat cukup sebelum kembali menjalani semester selanjutnya. Ada baiknya untuk memanfaatkan waktu liburan secara produktif, misalnya mengikuti magang, menjadi relawan, melakukan hobi, dan aktivitas lain untuk mengisi waktu libur panjang. Bagaimana, apakah sudah siap menjalani masa perkuliahan? Mungkin awalnya merasa belum terbiasa, tapi pasti lama-lama dirimu akan semakin terbiasa.         Sumber : Idntimes.com

Komentar