Hai Sobat ICampus! Kamu mungkin masih sering bertanya-tanya, “Sebenarnya, aku ini jago dalam hal apa sih?” Terutama ketika seseorang menanyaimu, mungkin dalam sesi wawancara atau sekadar dalam lembar pertanyaan pendaftaran panitia kegiatan. Ketika itu terjadi, tidak ada yang bisa membantumu selain dirimu sendiri. Atau sedikit dari orang-orang di lingkaran sosialmu juga bisa sedikit menolong. Tidak perlu panik, kamu gak sendiri. Pertanyaan mengenai keahlian diri ini biasanya dialami anak muda, dalam rangka pencarian jati diri. Di dunia ini terlalu banyak hal yang menarik untuk dicoba. Fokus menjadi terbelah-belah hingga kita lupa untuk mengenali diri sendiri. Mengklaim diri sebagai seorang yang mempunyai kemampuan di bidang tertentu juga memerlukan keberanian. Baik berupa soft skill maupun hard skill, setiap orang pasti mempunyai keduanya. Untuk kamu yang masih berjuang menemukan apa yang menjadi keahlian, coba ikuti 6 cara berikut.

1. Coba flashback ke masa kecil, cari tahu apa yang membuatmu menonjol pada saat itu

Di waktu kecil, kita cenderung melakukan apa yang disukai tanpa tekanan dari pihak lain. Karakter yang natural pada masa itu membuatmu unik dan mungkin dikenal sebagai sososk tertentu oleh teman-teman, saudara  atau guru di sekolah. Di sini kamu akan menemukan bakat awal yang sebenarnya kamu miliki. Apakah kamu senang berkreasi menciptakan suatu hal? Apakah kamu suka berjalan-jalan dan bertualang? Atau mungkin kamu menikmati setiap momen ketika kamu terhubung dengan orang lain? Setelah mengetahui apa kegemaranmu di masa kecil, identifikasi polanya. Apa hal yang membuatmu menikmati aktvitas tersebut. Apakah itu sisi tantangannya, suasana kompetitifnya, unsur petualangannya, atau yang lainnya? Baca Juga : 5 Pertimbangan Mahasiswa dalam Memilih Lokasi KKN, Ada Pengalamanmu?

2. Temukan hal apa yang mudah kamu lakukan tetapi orang lain merasa kesulitan

Ketika bekerja dalam suatu kelompok, mungkin ada suatu pekerjaan yang sebagian dari temanmu merasa kesulitan mengerjakannya. Saat tiba giliranmu, rupanya bisa kamu lakukan dengan cepat dengan hasil yang baik. Atau dalam lingkungan rumahmu, kamu menjadi rujukan para tetangga untuk mengajarkan suatu hal. Mungkin sesederhana mengajari menggambar, menemani bermain, dan sebagainya. Sekilas, keterampilan itu tampak kurang berarti hingga kamu cenderung menyepelekannya. Padahal, sesungguhnya itulah salah satu keterampilan alami yang kamu kuasai. Dengan memolesnya melalui jam terbang yang terus terasah sangat mungkin menjadikannya sebuah keahlian yang kamu banggakan.

3. Kenali, skill apa yang membuatmu merasa kuat?

Dilansir dari Forbes, menggunakan keterampilan yang kamu miliki mampu membuatmu merasa tangguh. Cobalah catat momen ketika kamu merasa bersemangat, ingin tahu dan berhasil. Selain itu, pertimbangkan juga keterampilan yang membuatmu merasa kuat bisa dikenali ketika kamu merasa kelebihan beban tugas. Untuk bisa kembali memegang kendali, kamu akan melakukan apa yang membuatmu merasa kuat.

4. Coba ingat lagi, pujian apa yang diberikan orang lain tetapi sering kamu abaikan?

Orang lain, mungkin teman arau keluargamu, memberi pujian bukan tanpa alasan. Tetapi terkadang kita tidak menyadarinya karena hal yang kita lakukan terasa begitu biasa. Bahkan bisa jadi pujian-pujian itu sudah terlalu sering kamu dengar, namun kamu muak karena terasa tidak penting. Sesuatu yang mungkin bagi kita tidak penting bisa jadi sebuah aset tersembunyi yang akan membantumu di berbagai keadaan. Coba ingat lagi, apakah ada pujian yang kerap kamu abaikan? Baca Juga : 10 Barang yang Harus Dibawa Saat KKN di Desa Terpencil 

5. Bayangkan suatu keterampilan yang membuatmu merasa sanggup melakukannya selama 10.000 jam

Penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu 10.000 jam untuk seseorang menjadi seorang ahli dalam suatu bidang. Bidang tersebut tentu saja harus bidang yang mengundang minatmu dan membuatmu bersemangat. Misalnya kamu mempunyai hobi menulis. Bayangkan apakah kamu sanggup menghabiskan 10.000 jam dalam hidup sehingga benar-benar menjadi “penulis”.

6. Jadilah open minded

Berpikiran terbuka lebih sulit dilakukan dari apa yang dibayangkan. Mungkin kamu berpikir cara untuk mengetahui skill yang kamu ketahui. Bisa jadi, jawaban itu sudah ada dalam alam bawah sadarmu,  namun bisa jadi akan mengejutkanmu. Selanjutnya reaksi pertama yang akan kamu lakukan adalah menyangkalnya. Ketika ini terjadi, kamu harus segera sadar, bahwa ada sisi lain dari dirimu yang mungkin tersembunyi dan mungkin kerap kamu abaikan. Jika kamu mempunyai pikiran yang terbuka, mungkin kamu akan menemukan suatu bidang yang tidak pernah kamu duga sebelumnya. Menemukan apa yang menjadi keahlianmu akan membuatmu bisa lebih percaya diri. Dengan demikian kamu bisa mulai meletakkan sebuah komitmen. Mempunyai keahlian membuatmu lebih diakui, baik oleh orang lain maupun dirimu sendiri.     Sumber : Idntimes.com

Komentar