Hai Sobat ICampus! Dalam dunia pengembangan diri, ada banyak tips ampuh yang bisa membantumu untuk mengembangkan diri. Salah satunya adalah dengan hukum 10.000 jam yang dipopulerkan oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul ‘Outliers’. Lalu, bagaimana hukum 10.000 jam ini bisa membuat diri berkembang dan mendukung kesuksesan yang kamu impikan? Daripada makin penasaran, yuk kita simak lima tips penting dalam menggunakan hukum 10.000 jam.

1. Tekuni suatu bidang dengan menggunakan acuan waktu 10.000 jam

Dalam hukum 10.000 jam ini, hal paling dasar yang perlu kamu ketahui adalah tentang waktu 10.000 jam yang diperlukan seseorang untuk menjadi ahli atau expert di bidang yang ingin ia tekuni dan kuasai. Nah, dengan mengetahui hal ini berarti kamu pun punya suatu acuan, berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk menjadi ahli di bidang tertentu. Ya, kurang lebih waktu 10.000 jam ini bisa membuatmu ahli asal dilaksanakan dengan sepenuh hati, ya.

Baca Juga : 6 Hal Ini Wajib Dilakukan Mahasiswa Baru Hubungan Internasional

2. Agar waktu 10.000 jam yang kamu habiskan tidak sia-sia, segera temukan mentor yang tepat

Perlu diketahui, waktu 10.000 jam ini bukanlah waktu yang singkat. Waktu yang cukup lama ini juga adalah proses berharga yang harus kamu lalui untuk menjadi ahli dan sekaligus mendukung kesuksesanmu. Jangan lupa, ada tips penting yang perlu diingat. Yaitu, ketika kamu memulai usaha dan latihan pada bidang yang hendak dikuasai, terutama untuk kamu yang memulai semuanya dari nol, segera temukan mentor yang tepat dan dapat membimbingmu dengan baik. Sebab, peran mentor disini dapat memberi kamu arahan saat kamu kebingungan dan melakukan kesalahan. Selain itu, mentor juga dapat menjadi role model yang membuatmu semakin termotivasi untuk sukses menggunakan hukum 10.000 jam ini.

3. Jangan lupa untuk melakukan evaluasi di sela-sela waktu latihanmu

Dalam latihan menuju waktu 10.000 jam, jangan lupa untuk melakukan evaluasi di sela-sela latihanmu. Misalkan bila kamu telah menghabiskan waktu 4.000 jam untuk berlatih dan menekuni bidang tersebut, ada baiknya kamu kembali melihat bagaimana hasil dan pencapaianmu sejauh 4.000 jam ini. Apakah ada perkembangan? Atau malah tidak ada sama sekali? Oleh karena itu, evaluasi penting banget untuk dilakukan agar kamu tidak menghabiskan waktu 10.000 jam secara sia-sia dan tanpa hasil yang berarti. Baca Juga : Mau Diterima Beasiswa? Ini Hal Dasar yang Harus Kamu Punya! 

4. Waktu 10.000 jam juga bukan berarti memaksakan diri, tetap ingat untuk melakukan jeda dan istirahat

Jangan salah paham ya, bukan berarti patokan waktu 10.000 jam yang diperlukan ini, membuat kamu tidak beristirahat sama sekali ya. Kamu juga perlu jeda di sela-sela waktu yang ada. Jangan sampai keinginan untuk menjadi ahli di bidang yang kamu inginkan menjadi gagal total karena kamu terlalu memaksakan diri. Jeda dan istirahat secukupnya juga diperlukan untuk memulihkan fisik dan pikiranmu agar siap dan mendukung latihanmu. Selain jeda, ingatlah untuk tetap konsisten dalam latihan 10.000 jam. Tetap semangat guys!

5. Yang terpenting, dari awal kamu harus tahu dan yakin dengan bidang yang akan kamu tekuni hingga 10.000 jam

Dari semua tips di atas, kamu juga tak boleh lupa untuk menentukan dengan tepat, apa sebenarnya bidang yang ingin kamu kuasai. Hal ini sangat penting, mengingat waktu 10.000 jam bukanlah waktu yang singkat untuk dijalani. Jangan malah di tengah-tengah waktu 10.000 jam ini kamu memutuskan untuk berhenti dan mencari bidang lain. Hmm, kalau itu pilihanmu tentu saja tidak masalah, namun bukankah hal ini hanya akan membuang waktu? Jadi, pikirkanlah dengan matang ya! Jadi, itulah kelima tips menggunakan hukum 10.000 jam untuk mendukung kesuksesanmu. Semoga bermanfaat, ya!       Sumber : Idntimes.com

Komentar