Hai Sobat Info Beasiswa! Film terbaru tahun 2016 sudah mulai tayang, semua teman-temanmu membicarakan rencana untuk nonton bersama. Ada juga temanmu yang berencana untuk liburan bersama. Sementara kamu hanya bisa tersenyum tipis sambil pamit pergi.

Hari itu kamu harus segera bergegas menyiapkan bahan-bahan untuk membuat kue yang akan kamu jual besok. Hatimu kadang memberontak dan berteriak, “Kenapa aku tak punya waktu untuk bersenang-senang? Kenapa aku harus bekerja sekeras ini saat teman-temanku bersenang-senang?” Usai menyiapkan semuanya hari sudah gelap dan tugas-tugas kuliah menantimu. Kamu pun bergadang hingga malam berganti dengan suara kokok ayam. Tidur adalah teman jauhmu, kalian tak lagi dekat sejak kamu memutuskan untuk kuliah.

Baca Juga : 5 Pusat Informasi Beasiswa yang Jarang Dilirik Orang, Yuk Kita Cari!

Keadaan ekonomi orang tua yang pas-pasan membuatmu tak bisa hanya berdiam diri menikmati masa kuliah dengan hura-hura. Kamu mencoba berbagai cara untuk bisa menghidupi dirimu sendiri dan tak lagi meminta uang pada orang tua kamu. Setiap pagi kamu mengambil kue-kue hangat untuk kemudian dijual kembali di kost. Jika masih ada yang tersisa kamu harus membawanya ke kelas kuliahmu dan menjualnya lagi. Tak ada rasa malu yang harus dipertahankan jika kamu tetap ingin makan hari ini. Kamu pun menjadi koordinator untuk mengurus fotokopian tugas-tugas kelasmu dan mengambil sedikit keuntungan dari situ. Banyak lagi cara yang kamu lakukan demi mengumpulkan beberapa lembar rupiah.

Setiap kali kamu lelah dan menyerah, kamu pandangi sebuah foto di meja belajar dalam kamar sempitmu. Merekalah alasanmu untuk tetap berjuang hingga detik ini, Ayah dan Ibu. Tak ada alasan yang bisa mengalahkan keinginanmu untuk membahagiakan dua orang itu. Apapun akan kamu lakukan demi tujuan itu. Tinggal di kamar sempit, menahan lapar, bergadang mengerjakan tugas kuliah setelah bekerja, semuanya kamu lakoni dengan tersenyum.

Baca Juga : 5 Hal Positif Ini Akan Kamu Dapatkan Jika Selalu Berpikir Skeptis

Lelahmu selalu hilang tak membekas setelah melihat foto itu atau mendengar suara mereka. “Nak, sudah makan? Uangnya masih?” Kamu menengok ke dompetmu dan tak menemui selembar uang pun di sana dan di mejamu hanya ada selembar roti tawar. “Sudah Bu, alhamdulillah masih ada.” Kebohongan putih ini harus kamu lakukan berkali-kali demi agar mereka tak khawatir. Kamu tahu benar bahwa orang-tuamu selalu mendoakan yang terbaik untukmu dan tugasmu selama kuliah hanya berusaha memberikan yang terbaik dengan kekuatan doa mereka.

Kawan, kau sungguh luar biasa. Aku yakin kelak kau sungguh akan menjadi orang paling sukses yang aku kenal. Semua jerih payahmu benar-benar akan dibayar Tuhan apapun yang terjadi. Keep hanging on there! Jangan terjatuh dan menyerah! Jika hari ini kamu tak bisa menonton film dengan teman-temanmu, mungkin di masa depan kisahmu lah yang akan difilmkan dan ditonton oleh semua orang termasuk teman-temanmu itu.

Kau adalah awan yang kini berwarna kehitaman dan menurunkan tetes-tetes hujan. Kelak kau akan melihat tetesan itu telah menumbuhkan jutaan pohon di muka bumi. Semangat ya!

Sumber : Idntimes.com

Komentar