Hai Sobat Info Beasiswa! Bisa kuliah ke Belanda mungkin menjadi cita-cita banyak orang, termasuk kamu. Kualitas pendidikan dan fasilitas yang lebih baik menjadi salah satu magnet untuk bisa kuliah ke sana. Sebelum memutuskan untuk studi ke Belanda, yuk intip beberapa fakta mengenai sistem perkuliahan di sana!

1. Sistem perkuliahan bersifat independen dan interaktif

Di Belanda, sistem perkuliahan akan lebih bersifat student-centered learning. Meskipun dosen tetap memberikan kuliah dan materi dasar, namun mahasiswa diberikan kebebasan untuk mencari materi tambahan sendiri.

Selain itu, sistem perkuliahan di Belanda umumnya bersifat interaktif antara dosen dengan mahasiswa. Bukan hanya berlangsung satu arah dari dosen saja, perkuliahan umumnya banyak diisi dengan diskusi dan presentasi. Selain itu, para dosen tentu saja akan dengan senang hati melayani pertanyaan mahasiswa selama masih di kelas.

2. Tujuan pembelajaran lebih ke pemahaman, bukan hafalan

Bukan menghafal materi, mahasiswa di Belanda umumnya diminta untuk memahami materi. Materi dan tugas yang diberikan umumnya berupa studi kasus atau analisis kritis terhadap berbagai artikel jurnal penelitian. 

Dari berbagai artikel jurnal tadi, kita diminta untuk mengupas sebab dan akibat hasil suatu penelitian, mengapa hasilnya seperti itu. Oleh karenanya, kita dituntut untuk banyak membaca dan memahami materi.

3. Gak ada istilah “sistem kebut semalam”

Oleh karena tujuan pembelajaran di Belanda lebih ke pemahaman, maka kamu harus mengikuti semua proses pembelajaran dari awal hingga akhir. Jauh-jauh hari sebelum ujian akhir, persiapan harus kamu lakukan. Sejak awal memulai suatu mata kuliah, kamu akan diberikan berbagai bahan bacaan atau referensi literatur yang harus mulai kamu cicil untuk dipelajari.

Selepas jam kuliah selesai, sangat disarankan untuk membaca ulang seluruh bahan kuliah yang telah diberikan dosen dan membaca literatur terkait dari sumber lain. Ini penting supaya kamu nanti gak keteteran di akhir menjelang masa ujian. 

Baca Juga : 5 Alasan Kamu Gak Perlu Takut Jadi Pemimpin, Gak Harus Berbakat Kok!

4. Gak ada sistem presensi

Di Belanda, gak ada istilah “titip absen”. Pasalnya, universitas-universitas di Belanda umumnya gak mencatat kehadiran mahasiswanya di kelas. Meski begitu, ketiadaan sistem ini gak lantas membuat banyak mahasiswanya menjadi sering bolos kuliah.

Kalau kamu nekat bolos kuliah atau “titip absen”, meski hanya sehari, kamu bisa ketinggalan banyak materi kuliah sehingga kamu akan kesulitan mengerjakan soal ujian. Belum lagi kalau ada kerja kelompok, urusan bisa makin ribet. Nah ujung-ujungnya, kamu sendiri kan yang bakal rugi?

5. “Gap sosial” antara dosen dan mahasiswa sangat kecil

Kalau di Indonesia, kamu mungkin masih merasa sungkan dengan dosenmu. Tapi di Belanda, kamu gak perlu merasa seperti itu. Hubungan dosen dan mahasiswa umumnya terjalin seperti teman biasa. Kamu bahkan hanya perlu memanggil mereka hanya dengan nama, tanpa embel-embel lainnya. Para dosen umumnya akan dengan senang hati dan terbuka melayani kita saat kita ingin mengajaknya berdiskusi seputar akademis atau topik lain.

6. Mahasiswa S1 dan S2 bisa sekelas

Dalam satu kelas atau mata kuliah, bisa jadi ada mahasiswa S1 dan S2 yang mengambilnya. Di Belanda, ada beberapa mata kuliah yang memang diperuntukkan untuk S1 dan S2 sekaligus. Umumnya, mahasiswa S1 yang mengambil mata kuliah S2 adalah mahasiswa S1 di tahun terakhirnya.

Meski begitu, ada juga mata kuliah yang hanya diperuntukkan sesuai jenjang pendidikan. Ada juga mahasiswa S3 yang bisa ikut kelas mata kuliah S2 selama mahasiswa S3 tersebut memang butuh ilmu dalam mata kuliah tersebut.

Baca Juga : Mau Lebih Produktif? Terapkan 5 Tips Ini Biar Jadi Morning Person

7. Sistem kuliah diatur secara online

Sebagai mahasiswa di Belanda, kamu akan mendapatkan akun portal online yang mengatur sistem perkuliahanmu, mulai dari jadwal, informasi seputar mata kuliah, hingga notifikasi berbagai event kampus. Ini tentu bisa membantu kita dalam mengambil keputusan mengenai mata kuliah apa yang akan diambil, terutama untuk mata kuliah pilihan. 

Selain mengatur sistem perkuliahanmu, portal online kampus juga umumnya berfungsi sebagai platform untuk melihat kembali konten dari mata kuliah yang kamu ambil. Dosen akan meletakkan seluruh file powerpoint, jurnal, video, ataupun bahan bacaan lain di portal tersebut. Kamu yang memiliki akses ke portal online tersebut bisa mengunduh materi-materi tersebut secara online.

8. Plagiat haram hukumnya

Di Belanda, dosen umumnya akan memberikan kebebasan untukmu berkarya membuat proyek penelitian sendiri, tugas kelompok atau individu, dan lain sebagainya. Meski begitu, kamu harus tetap menghindari tindakan plagiat atau meniru karya orang lain.

Plagiat sangat dilarang di dunia akademis, gak terkecuali di kampus-kampus di Belanda. Semua tulisan yang bersumber dari karya orang lain harus disitasi dan ditulis referensinya dengan jelas. Dosen umumnya akan mengecek plagiarisme tugas-tugas kuliah dengan software khusus. Kalau melanggarnya, ada ancaman yang gak main-main.

Nah, itulah tadi beberapa fakta sistem perkuliahan di negeri kincir angin. Jadi, tentu kamu makin semangat dong buat kuliah ke Belanda?

Sumber : Idntimes.com

Komentar