Hai Sobat Info Beasiswa! Menentukan karier yang diinginkan terkadang memang sulit. Seseorang yang sudah terlihat bahagia dengan pekerjaannya dan mengalami perkembangan pesat saja, bisa saja berhenti kerja dan mengubah jalur kariernya secara mendadak karena satu dan lain hal.

Melakukan perubahan karier bagaikan memulai dari nol. Kamu yang punya pengalaman khusus di bidang tertentu, akan dianggap belum berpengalaman di bidang yang baru. Dilansir Jobstreet, ini hal yang harus kamu lakukan jika ingin mengubah jalur karier.

1. Lakukan riset tentang bidang yang ingin kamu masuki dari ahlinya. Dengan ini, kamu tahu keterampilan apa yang bisa kamu salurkan nanti

Langkah pertama adalah cari tahu passion kamu apa dan pekerjaan apa yang diinginkan. Gali juga update terkini dari bidang yang hendak kamu jajal. Kamu bisa menanyakannya kepada orang yang lebih ahli di bidangnya. 

Dengan mendapatkan informasi mengenai bidang yang diincar, kamu bisa meningkatkan keterampilan dan mengetahui skill apa yang bisa kamu berikan di bidang tersebut. Cari tahu juga tentang masalah kepegawaian hingga tren terkini di bidang itu.

2. Jika informasi yang didapat sudah cukup, cobalah melamar pekerjaan bukan hanya berdasarkan posisi yang ditawarkan

Selain melamar posisi yang ada pada situs pencarian kerja online, kamu bisa mengambil langkah yang lebih berani. Kamu dapat menambahkan spesifikasi pekerjaan yang diimpikan pada CV dan mengirimkan lamaran kerja spekulatif ke perusahaan pilihanmu.

Hal ini bisa membuatmu berbeda, terlebih jika tidak ada pelamar lain yang melakukan hal serupa. Tidak ada ruginya, coba saja cara ini daripada tidak menguji peluangnya sama sekali.

Baca Juga : 5 Hal Penting yang Harus Kamu Lakukan selama Proses Pengerjaan Skripsi

3. Buatlah peringkat perusahaan impian yang menurutmu paling sesuai dengan prinsip dan kondisimu saat ini

Tak semua perusahaan menjadikan pengalaman kerja pelamar sebagai prioritas. Ada juga yang mengutamakan kepribadian pelamar. Semangat pelamar dan fleksibilitas bisa lebih penting karena kualifikasi dan pengalaman bisa dibentuk lewat kepribadian tersebut.

Maka dari itu, kamu perlu mengidentifikasi perusahaan impian berdasarkan hal yang menurutmu penting. Kamu juga bisa memastikan bahwa dirimu sudah melamar pada perusahaan yang menghargai kepribadian dan prinsip yang kamu pegang.

Dengan begitu, peluang keberhasilan akan jauh lebih tinggi dibandingkan dengan strategi melamar kerja secara trial and error.

4. Kamu bisa berdiskusi dengan teman atau orang terdekat mengenai peringkat perusahaanmu tadi

Setelah mengidentifikasi peringkat perusahaan di poin sebelumnya, kamu bisa menanyakan kepada orang terdekatmu atau orang yang kamu anggap ahli tentang peringkatmu itu.

Dari diskusi ini, kamu bisa mendapatkan banyak masukan atau pencerahan akan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah diketahui. Lantas, kamu bisa mengevaluasi kembali apakah perusahaan tadi memang sesuai prinsip dan kondisimu sekarang.

Baca Juga :  Jangan Gugup, Ikuti 7 Tips Ini biar Wawancara Kerjamu Berjalan Lancar

5. Ikuti training courses atau workshop agar kamu bisa meningkatkan keterampilanmu

Untuk meningkatkan peluang diterima bekerja di bidang yang baru, kamu bisa mengasah keterampilan ke level berikutnya. Misalnya, giat membaca buku hingga ikut kelas pendidikan nonformal seperti training courses dan workshop.

Selain mengembangkan diri sendiri, kamu akan memiliki pengetahuan terkini tentang bidang pekerjaanmu. Kamu pun tidak akan kaget jika nanti perusahaan incaranmu benar-benar menerimamu sebagai karyawan.

6. Latihan wawancara

Ketika lamaranmu bersambut baik hingga tahap wawancara, kamu harus mempersiapkannya dengan baik. Selain melakukan riset terhadap perusahaan, kamu juga harus mempelajari pertanyaan apa saja yang umum ditanyakan.

Wawancara kerja adalah ajang “menjual” kepribadian dan keterampilan yang kamu miliki. Selain itu, saat wawancara, kamu berhak menanyakan hal yang belum kamu pahami dari perusahaan tersebut.

Pada intinya, sesi wawancara menjadi kesempatanmu untuk mengetahui sebanyak mungkin tentang pekerjaan dan budaya perusahaan dari pihak internal, yaitu HRD. Pastikan kamu memanfaatkannya dengan baik, ya!

7. Bulatkan tekadmu untuk mengubah jalur karier dan lakukan sekarang!

Saat kita ingin memulai hal baru, pasti akan disertai rasa takut dan gagal. Namun, jangan jadikan ini alasan untuk menghambat kemajuan kita dengan cara mengubah jalur karier.

Jika kamu tidak mengejar pekerjaan impianmu sekarang, kelak kamu akan bertanya-tanya dan merasa menyesal di masa depan karena tak sekalipun membuat keputusan yang besar. Jadi, berhentilah khawatir dan lakukanlah!

Nah, itu tadi adalah 7 hal yang harus kamu lakukan jika ingin mengubah jalur kariermu ke bidang dan passion yang baru. Semangat!

Sumber : Idntimes.com

Komentar